Polrestabes Bandung mengerahkan total 2.316 personel untuk mengamankan pertandingan pekan ke-25 BRI Super League 2025/26 antara Persib Bandung melawan Persik Kediri. Laga krusial ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Senin, 9 Maret 2026 malam.
Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, memastikan bahwa pengerahan ribuan personel ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan seluruh pihak. “Total pengamanan untuk pertandingan Persib melawan Persik Kediri berjumlah 2.316 personel, sehingga pertandingan bisa berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi para penonton yang hadir di stadion,” ujar Asep saat dikonfirmasi.
Strategi Penyekatan dan Rekayasa Lalu Lintas
Asep menjelaskan, personel keamanan mulai diturunkan sejak pukul 14.00 WIB. Mereka bertugas melakukan skrining awal di sejumlah titik penyekatan sebelum para suporter diarahkan menuju pintu masuk stadion. Selain pengamanan di sekitar GBLA, Polrestabes Bandung juga menempatkan personel di area penukaran tiket di Kiaracondong, tepatnya di lahan milik TNI, yang sebelumnya sempat menimbulkan kepadatan.
Terkait rekayasa lalu lintas, Asep menyebut pihaknya akan menerapkan sistem yang fleksibel. “Rekayasa lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta fleksibel, kita tahu itu jalan nasional, di Gedebage itu kami akan melaksanakan mitigasi,” katanya.
Tiga titik penyekatan utama akan diberlakukan untuk menyaring penonton yang hendak memasuki area stadion. Titik-titik tersebut berada di Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang. Penyekatan ini bertujuan memastikan hanya penonton berbekal tiket resmi yang dapat mendekat ke GBLA.
Pemeriksaan Berlapis untuk Keamanan Penonton
Setelah melewati titik penyekatan, penonton dipersilakan masuk ke area stadion. Namun, pemeriksaan kembali akan dilakukan saat memasuki tribune. Langkah ini merupakan antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama pertandingan berlangsung.
Polrestabes Bandung menegaskan tidak akan mentolerir suporter tanpa tiket. “Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik. Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi,” tegas Asep. Seluruh upaya pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan laga penting BRI Super League tersebut.
