Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pemalang bergerak cepat mengamankan dan mengatur arus lalu lintas di Jalur Pantura, tepatnya di perbatasan Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Langkah ini diambil menyusul genangan air setinggi sekitar 20 sentimeter akibat luapan Sungai Pelawangan di wilayah Lawangrejo.

Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, menjelaskan bahwa genangan tersebut dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak Senin pagi. “Meski genangan air masih bisa dilalui, namun mengakibatkan antrean kendaraan yang akan melintas dan sempat menimbulkan kepadatan di jalur tersebut,” ujar AKBP Rendy, Selasa (17/2/2026).

Tim Siaga Bhayangkara Diterjunkan

Untuk menjaga kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, Polres Pemalang menerjunkan Tim Siaga Bhayangkara bersama personel dari Polsek Pemalang. Mereka melakukan pengaturan kendaraan sekaligus patroli berjalan kaki guna memantau situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sepanjang titik terdampak.

Area yang tergenang dilaporkan membentang sekitar 100 meter, sehingga memerlukan pengawasan intensif agar tidak terjadi kemacetan parah maupun kecelakaan lalu lintas. Dalam pemantauan di lapangan, petugas menemukan beberapa kendaraan roda dua dan roda empat yang mengalami mogok saat melintasi genangan banjir.

“Dengan memonitor langsung di titik genangan air, kami dapat langsung membantu mengevakuasi kendaraan yang mogok tersebut,” kata AKBP Rendy. Ia menambahkan, genangan air mulai tampak surut pada Senin siang, sehingga arus lalu lintas kendaraan berangsur normal.

Imbauan Keselamatan bagi Pengendara

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada saat berkendara, terutama ketika melintasi jalur yang terdampak banjir. Pengendara diminta berhati-hati dan segera mencari bantuan jika menghadapi situasi darurat di jalan.

“Dalam kondisi darurat di jalan raya, masyarakat dapat menghubungi layanan call center Polri 110 untuk mendapatkan pertolongan cepat,” tegasnya.

Dengan mulai surutnya genangan air pada Senin siang, arus kendaraan di jalur Pantura berangsur kembali normal. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau memantau kondisi cuaca dan situasi lalu lintas guna menghindari risiko perjalanan.