Palu, CNN Indonesia — Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayahnya tetap aman dan kondusif selama masa Lebaran 1447 Hijriah/2026 M. Keberhasilan ini disebut berkat sinergi antara kepolisian dan partisipasi aktif masyarakat.

Kasatgas Humas Polres Banggai Kepulauan, Aiptu Fekky Philips Jules Rarun, menyampaikan apresiasinya terhadap warga. “Kami mengapresiasi kedisiplinan warga selama Operasi Ketupat berlangsung, sehingga situasi di wilayah Banggai Kepulauan tetap aman dan kondusif,” ujar Fekky di Palu, Rabu (25/3/2026).

Operasi Ketupat, yang merupakan pengamanan arus mudik dan balik serta pelayanan hari raya, secara resmi berakhir pada Rabu (25/3) pukul 24.00 waktu setempat, sesuai Surat Telegram Kapolri Nomor STR/688/III/OPS.1.1./2026.

Meskipun Operasi Ketupat telah usai, Polres Banggai Kepulauan tetap melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Personel kepolisian tetap disiagakan untuk memantau titik-titik rawan dan pusat keramaian guna menjaga stabilitas kamtibmas.

Selama masa KRYD hingga akhir Maret nanti, patroli dialogis dan pengawasan di pelabuhan serta jalur distribusi logistik menjadi prioritas. Langkah ini diambil untuk menjamin tidak adanya hambatan dalam aktivitas ekonomi maupun sosial masyarakat setelah masa libur panjang berakhir.

Fekky juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. “Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan segera melaporkan jika menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar,” tegasnya.

Sinergisitas antara Polri dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan damai di wilayah Banggai Kepulauan.