Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi mengoperasikan gedung pelayanan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang baru di Lombok Timur. Peresmian ini menandai komitmen jajaran Polda NTB untuk menghadirkan pelayanan publik yang unggul dan bersih dari praktik pungutan liar (pungli) bagi masyarakat.
Kapolda NTB Irjen Pol Edy Murbowo menegaskan, pembangunan gedung baru ini bukan sekadar fisik, melainkan simbol nyata dedikasi kepolisian. “Kehadiran gedung baru ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol komitmen nyata jajaran Polda NTB dalam menghadirkan pelayanan publik yang unggul,” ujar Irjen Pol Edy Murbowo di Selong, Sabtu.
Dalam acara peresmian yang berlangsung di Lombok Timur tersebut, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan prasyarat mutlak bagi pembangunan daerah. “Polri berasal dari masyarakat. Polri dan masyarakat harus benar-benar bersatu dan berkolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ingat, stabilitas kamtibmas adalah syarat mutlak bagi pertumbuhan pembangunan daerah,” tambahnya.
Irjen Pol Edy Murbowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proyek strategis ini. Ia kemudian memberikan empat instruksi khusus kepada personel Polres Lombok Timur terkait pengelolaan gedung baru. “Polres diharapkan menjadikan gedung BPKB sebagai pemacu semangat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” tegas Kapolda.
Selain itu, pelayanan di gedung BPKB baru ini harus dilakukan secara cepat, jujur, dan bersih dari segala bentuk praktik pungli. Kapolda juga menekankan pentingnya pengelolaan gedung dengan penuh tanggung jawab, konsistensi tinggi, serta implementasi standar pelayanan terbaik agar masyarakat merasa puas dan nyaman saat berurusan dengan Polri.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyambut baik kehadiran gedung pelayanan BPKB yang baru ini. Ia berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurut Haerul, kehadiran Kapolda NTB merupakan bentuk perhatian dan bukti nyata negara hadir di tengah masyarakat.
“Kehadiran Bapak Kapolda bukan semata-mata urusan kedinasan, melainkan bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Keamanan adalah fondasi utama, tidak akan pernah ada otonomi daerah yang berjalan baik tanpa adanya stabilitas keamanan,” kata Bupati Haerul Warisin.
Bupati juga secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Lombok Timur beserta jajarannya atas kerja keras menjaga kondusivitas, terutama dalam memastikan kenyamanan masyarakat menjalankan ibadah puasa. Ia mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kolaborasi demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat. “Mari tingkatkan kolaborasi untuk keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
