Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Malaysia, Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, di Kuala Lumpur pada Senin (2/3/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas penguatan hubungan bilateral kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, PM Anwar Ibrahim dan Dubes Iman Hascarya menyepakati upaya peningkatan kerja sama di berbagai sektor. “Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama perdagangan dan investasi agar sejalan dengan keakraban persaudaraan serta hubungan strategis kedua negara,” ujar PM Anwar dalam keterangan resminya di Kuala Lumpur.
Anwar Ibrahim juga menyampaikan ucapan selamat kepada Dubes Iman atas dimulainya tugasnya dalam mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia yang telah terjalin lama. Ia menyatakan optimisme bahwa kerja sama ini dapat diwujudkan melalui peningkatan pertukaran kunjungan dan penguatan komunikasi antara pemimpin tertinggi kedua negara, demi memastikan agenda bersama terlaksana secara efektif.
Selain itu, PM Anwar mengungkapkan keinginannya untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada April 2026. Kehadirannya diharapkan dapat menegaskan komitmen berkelanjutan Malaysia dalam memperkuat kerja sama regional dan internasional.
Sementara itu, Dubes Iman Hascarya menjelaskan bahwa ia dan PM Anwar juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi geopolitik terkini yang berpotensi memengaruhi dinamika dan stabilitas kawasan. Dubes Iman menambahkan bahwa PM Anwar secara rutin berkomunikasi dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas peningkatan perdagangan Indonesia-Malaysia, khususnya di wilayah perbatasan.
“Beliau juga menegaskan komitmen untuk hadir dan berpartisipasi aktif pada KTT D-8 di Indonesia, serta mendukung penguatan kerja sama ekonomi antarnegara anggota,” kata Dubes Iman, mengutip pernyataan PM Anwar.
sumber gambar: kilatnews.co 