Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghadirkan layanan bengkel motor gratis di Aceh Tamiang untuk membantu korban banjir. Inisiatif ini dinilai memiliki dampak besar dalam memulihkan mobilitas warga yang kendaraannya rusak akibat terendam air.
Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, mengungkapkan bahwa selain kebutuhan primer, bantuan perbaikan kendaraan menjadi salah satu prioritas bagi masyarakat terdampak. Hal ini disampaikannya saat meninjau Posko Bantuan Kemanusiaan PKS yang juga berfungsi sebagai Kantor DPTD PKS Kabupaten Aceh Tamiang pada Jumat, 9 Januari 2026.
PKS Apresiasi Kreativitas Relawan di Tengah Keterbatasan
Kholid menyaksikan langsung dedikasi para relawan PKS yang melayani warga setiap hari. Ia mengapresiasi upaya mereka yang tetap maksimal meski dengan sumber daya terbatas dan ketersediaan suku cadang yang belum selengkap bengkel resmi.
“Dengan sumber daya manusia yang terbatas dan ketersediaan suku cadang yang belum selengkap bengkel resmi, para relawan tetap berupaya maksimal. Setiap harinya, bengkel ini mampu menangani sekitar lima sepeda motor warga, dengan waktu perbaikan yang beragam sesuai tingkat kerusakan,” ujar Kholid dalam keterangannya pada Minggu, 10 Januari 2026.
Motor-motor yang sebelumnya mati dan tidak bisa digunakan akibat terendam banjir, kini perlahan kembali menyala berkat tangan-tangan relawan. Bagi warga terdampak, sepeda motor bukan sekadar alat transportasi, melainkan penopang utama aktivitas harian mulai dari bekerja, mengantar keluarga, hingga memenuhi kebutuhan hidup pascabencana.
Kholid juga mengapresiasi kreativitas relawan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak dengan adanya kehadiran bengkel motor gratis ini sebagai bentuk terobosan nyata di tengah kondisi darurat. Menurutnya, kerja kemanusiaan tidak berhenti pada penyaluran bantuan logistik semata, tetapi juga harus menghadirkan solusi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
“Melalui bengkel gratis ini, PKS berupaya memastikan bahwa harapan tetap menyala, roda kehidupan kembali berputar, dan masyarakat dapat bangkit perlahan dari dampak bencana yang mereka alami,” pungkasnya.
