Keputusan pemindahan lokasi pertandingan krusial antara Persija Jakarta dan Persib Bandung pada pekan ke-32 BRI Super League menuai beragam reaksi. Laga yang dijuluki El Clasico Indonesia ini dipastikan tidak akan digelar di Jakarta, melainkan di Stadion Segiri, Samarinda, pada Jumat, 08 Mei 2026.

Kekecewaan dan Ambisi Paulo Ricardo

Bek andalan Persija, Paulo Ricardo, tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya atas perubahan venue tersebut. Menurut pemain asal Brasil ini, bermain di ibu kota memiliki makna mendalam bagi skuad Macan Kemayoran, terutama karena identitas klub yang sangat lekat dengan dukungan langsung dari para suporter setia.

“Jakarta itu rumah bagi kami. Kami terbiasa bermain di sana, merasa nyaman dengan stadionnya, dan selalu mendapat dukungan luar biasa dari suporter,” tegas Paulo Ricardo.

Meski demikian, Paulo Ricardo menegaskan bahwa perubahan lokasi ini sama sekali tidak akan mengendurkan ambisi Persija untuk meraih poin penuh. Ia memastikan bahwa tujuan tim tetap sama, yakni berjuang keras untuk memenangkan pertandingan, di mana pun laga itu digelar.

“Namun, di mana pun pertandingan berlangsung, tujuan kami tetap sama, yaitu berusaha meraih kemenangan,” tambahnya, menunjukkan determinasi tinggi dari timnya.

Paulo Ricardo juga menyoroti atmosfer unik yang selalu menyelimuti setiap pertemuan Persija dan Persib. Ia menilai, laga ini selalu istimewa karena mempertemukan dua tim raksasa dengan basis suporter yang sangat besar dan fanatik, menjadikannya salah satu duel paling dinanti di kancah sepak bola nasional.