Persib Bandung menyatakan sikap tegas menentang tindakan rasisme yang menimpa bek kanannya, Kakang Rudianto, serta bek kiri Persebaya Surabaya, Mikael Tata. Insiden tidak terpuji ini terjadi di media sosial setelah pertandingan pekan ke-24 BRI Super League 2025/26 pada Senin (2/3) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kedua pemain muda tersebut menjadi sasaran ujaran rasialisme dari oknum suporter tak bertanggung jawab. Menanggapi hal tersebut, Persib Bandung menyikapi tindakan rasialisme yang dilakukan oknum suporter tak bertanggung jawab ini.
“Sepak bola seharusnya menjadi ruang untuk saling menghargai, bukan tempat untuk menyebarkan kebencian. Kritik terhadap permainan adalah bagian dari dinamika olahraga, tetapi serangan yang menyentuh identitas ras atau latar belakang seseorang jelas melampaui batas,” demikian bunyi pernyataan resmi Persib.
Klub berjuluk Maung Bandung itu menegaskan dukungannya. “Persib berdiri bersama Kakang Rudianto dan juga memberikan dukungan moral kepada Mikael Alfredo Tata.”
Persib menambahkan, “Kedua pemain tersebut adalah bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang sedang berkembang dan mereka berhak mendapatkan lingkungan yang sehat, aman, serta penuh respek untuk terus bertumbuh.”
Tindakan rasialisme ini muncul setelah laga sengit antara Persebaya dan Persib di pekan ke-24 Super League yang berlangsung di GBT.
Sumber Gambar: ileague jpnn.com 