Laga sarat gengsi bertajuk Derbi Jatim akan tersaji pada pekan ke-30 BRI Super League, Selasa (28/4/2026). Arema FC dijadwalkan menghadapi rival abadi mereka, Persebaya Surabaya, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.

Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim, terutama bagi Persebaya yang datang dengan catatan impresif. Sejak tahun 2019, Bajul Ijo belum pernah merasakan kekalahan dari Arema FC. Rekor tak tersentuh selama tujuh tahun ini menjadi motivasi besar bagi skuad asuhan Bernardo Tavares untuk melanjutkan dominasi mereka.

Meski demikian, Persebaya menyadari bahwa laga ini tidak akan berjalan mudah. Arema FC memiliki kekuatan berbahaya di lini serang, dengan penyerang asal Brasil, Dalberto Luan, menjadi ancaman utama. Luan telah menunjukkan ketajamannya musim ini dengan koleksi 14 gol.

Bek sayap Persebaya, Catur Pamungkas, menekankan pentingnya fokus dan komunikasi dalam menghadapi Singo Edan. “Kunci utama untuk menghadapi Singo Edan ialah menjaga fokus sepanjang laga,” ujar Catur. Ia menambahkan, “komunikasi antarpemain, khususnya di lini belakang, harus berjalan sempurna agar ancaman lawan bisa diredam.”

Lebih dari sekadar memperebutkan tiga poin, Derbi Jatim ini juga merupakan pertaruhan gengsi dan sejarah panjang antara kedua klub. Kemenangan akan menjadi penegasan dominasi atau awal dari babak baru rivalitas sengit ini.