Performa Marc Marquez pada awal musim MotoGP 2026 menjadi sorotan tajam dan memicu perdebatan di kalangan penggemar serta pengamat balap. Kondisi fisik pembalap asal Spanyol tersebut, khususnya terkait cedera bahu, kembali dipertanyakan setelah empat seri balapan berlangsung.
Hingga seri keempat, Marquez belum berhasil meraih kemenangan di balapan utama. Namun, pembalap tim Ducati Lenovo ini tetap menunjukkan kecepatan impresif dengan dua kali menempati podium tertinggi pada sesi sprint race, yakni di Brasil dan Spanyol.
Rekam jejak cedera bahu serius memang membayangi karier Marquez dalam beberapa musim terakhir. Ia sempat absen panjang pada musim 2020 hingga awal 2021, melewatkan total 14 seri balapan akibat kondisi tersebut.
Masalah serupa kembali muncul pada musim lalu. Marquez terpaksa absen di empat seri terakhir setelah mengalami kecelakaan di MotoGP Indonesia yang memperparah kondisi bahunya.
Meski demikian, pandangan berbeda disampaikan oleh mantan pebalap MotoGP, Tom Luthi. Ia menilai ada kejanggalan dalam narasi cedera yang terus menyertai Marquez. “Ada kejanggalan dalam narasi cedera Marquez,” ujar Luthi, mempertanyakan situasi yang ada.
Debat seputar kondisi fisik dan performa Marc Marquez di MotoGP 2026 ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring bergulirnya musim balap.
