Manchester City harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang West Ham United 1-1 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion London pada Minggu dini hari WIB, 16 Maret 2026, itu menyisakan kekecewaan bagi Pelatih Manchester City, Josep “Pep” Guardiola, terutama terkait kualitas penyelesaian akhir timnya.

Guardiola Soroti Efektivitas Serangan

Guardiola secara terang-terangan mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa lini serang The Citizens. “Apa yang bisa saya katakan? Kami seharusnya lebih baik di sepertiga wilayah pertahanan lawan, itu saja. Situasi seperti itu sudah sering terjadi musim ini,” ujar Guardiola, seperti dikutip dari laman resmi Manchester City.

Juru taktik asal Spanyol itu menilai, dengan banyaknya peluang yang diciptakan, Manchester City seharusnya mampu mencetak lebih dari tiga gol. Statistik resmi Liga Inggris mencatat, City mendominasi jalannya pertandingan dengan 71,3 persen penguasaan bola dan melancarkan 24 percobaan tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.

Namun, dari sekian banyak peluang tersebut, hanya satu gol yang berhasil tercipta. Ironisnya, West Ham justru mampu mencetak gol hanya dari satu-satunya tembakan yang mengarah ke gawang. “Sepak bola memang tidak bisa diprediksi. Lawan cuma mempunyai satu peluang dan bisa membuat gol dari sana,” tutur Guardiola.

Tren Hasil Imbang yang Berulang

Guardiola juga menyoroti bahwa situasi serupa bukan kali pertama terjadi musim ini. Ia menyebutkan hasil imbang sebelumnya saat City menghadapi Sunderland (0-0), Brighton (1-1), dan Chelsea (1-1) pada Januari 2026. Dalam laga-laga tersebut, City juga menciptakan banyak peluang namun gagal meraih kemenangan.

Dampak pada Klasemen Liga Inggris

Hasil seri melawan West Ham United ini membuat Manchester City kini mengoleksi 61 poin dari 30 pertandingan, menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara. The Citizens kini terpaut sembilan poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, yang telah mengumpulkan 70 poin dari 31 laga.