Kementerian Sosial (Kemensos) kembali mempercepat realisasi penyaluran berbagai program perlindungan sosial memasuki bulan Maret 2026. Jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia kini menantikan pencairan dana bantuan sosial (bansos), termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemerintah memastikan distribusi bantuan akan tepat sasaran, sesuai dengan data terbaru yang terintegrasi dalam Sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Namun, di tengah kabar baik ini, Kemensos mengingatkan KPM untuk tetap waspada dan mengamankan dana bansos yang akan segera masuk ke rekening masing-masing guna meminimalkan risiko pemotongan atau penipuan.
Jadwal dan Mekanisme Pencairan PKH Maret 2026
Saat ini, fokus penyaluran berada pada pencairan PKH untuk periode Maret-April, atau sesuai jadwal resmi Kemensos yang biasanya dirapel. Pencairan PKH dilakukan melalui bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), meliputi Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Penting bagi KPM untuk memastikan rekening yang terdaftar aktif dan terhubung dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih. Keaktifan rekening menjadi kunci utama kelancaran penerimaan dana bantuan.
Rincian Besaran Dana Bantuan PKH Terbaru
Berikut adalah estimasi nominal bantuan yang akan diterima per tahap berdasarkan kategori kepesertaan yang valid di sistem DTKS:
- Kategori Ibu Hamil & Balita: Estimasi Rp 750.000 per tahap.
- Kategori Lansia & Disabilitas: Estimasi Rp 600.000 per tahap.
- Kategori Anak Sekolah:
- SD: Estimasi Rp 225.000 per tahap.
- SMP: Estimasi Rp 375.000 per tahap.
- SMA: Estimasi Rp 500.000 per tahap.
Cara Cek Status Penerima Bansos Lewat HP
Untuk memastikan Anda termasuk dalam daftar penerima yang dananya siap dicairkan, langkah verifikasi mandiri adalah kunci utama keamanan data. Kemensos menekankan agar KPM tidak mudah percaya informasi dari pihak yang tidak resmi.
Verifikasi status penerima harus dilakukan secara mandiri melalui portal resmi Kemensos. KPM dapat mengakses situs tersebut menggunakan perangkat seluler untuk memeriksa nama dan status kepesertaan mereka.
