Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mendistribusikan sejumlah bantuan berupa rumah dan sarana prasarana kepada masyarakat korban bencana alam di Kabupaten Sigi. Penyerahan bantuan senilai total Rp27,6 miliar ini dilakukan pada Rabu, 4 Maret 2026.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menjelaskan, bantuan rumah yang disalurkan berjumlah 48 unit. “Total bantuan rumah itu ada 48 unit kepada warga Desa Rogo dan Desa Poi yang dibangun melalui APBD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2025, lengkap dengan sarana pendukung, dengan total anggaran sebanyak Rp9,6 miliar,” kata Anwar saat ditemui media di Sigi, Rabu.
Selain rumah, Pemprov Sulteng juga memberikan bantuan sarana prasarana utilitas umum dengan anggaran mencapai Rp18 miliar. Anwar merinci, “Jadi bantuan Rp18 miliar ini mencakup pembangunan drainase, MCK, bedah rumah, serta jalan lingkungan guna meningkatkan kualitas permukiman warga setempat.”
Anwar Hafid menambahkan, Kabupaten Sigi memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga ibu kota provinsi di Kota Palu. Oleh karena itu, perhatian terhadap Sigi akan terus ditingkatkan. “Mulai tahun ini dan seterusnya perhatian terhadap Kabupaten Sigi cukup besar, baik melalui APBD provinsi maupun dukungan pemerintah pusat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan hunian dan infrastruktur dari pemerintah provinsi merupakan upaya penting dalam mengentaskan angka kemiskinan di daerahnya. “Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat dan sejalan dengan program Pemkab Sigi dalam upaya menekan angka kemiskinan,” ucap Rizal.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa persentase kemiskinan di Kabupaten Sigi pada tahun 2025 sebesar 10,47 persen, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12,06 persen. Saat ini, jumlah penduduk Kabupaten Sigi mencapai 273,2 ribu jiwa, dengan 28.604 jiwa di antaranya tergolong masyarakat miskin.
sumber gambar: gesit.id 