Pemerintah Kota (Pemkot) Palu secara resmi menerima bangunan sekolah hasil rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana gempa di Ibu Kota Sulawesi Tengah. Bantuan fasilitas pendidikan ini diserahkan oleh Bulan Sabit Merah Malaysia untuk SD Inpres 1 Kelurahan Lere.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu, Irmayanti Petalolo, menyampaikan apresiasi mendalam saat menerima piagam penyerahan bangunan sekolah tersebut di Palu, Rabu (29/4/2026). “Kami berterima kasih kepada para pihak terlibat memulihkan Kota Palu dari dampak bencana gempa 28 September 2018,” ujar Irmayanti.
Menurut Irmayanti, keterlibatan Bulan Sabit Merah Malaysia dalam percepatan pemulihan setelah bencana sangat membantu kerja pemerintah daerah, terutama dalam memulihkan fasilitas sekolah yang terdampak. Ia menegaskan bahwa kepedulian, bantuan, dan kontribusi dari berbagai pihak merupakan dukungan konkret bagi masyarakat terdampak dan Pemkot Palu.
“Sektor pendidikan sangat vital terhadap pembangunan sumber daya manusia (SDM). Kehadiran Bulan Sabit Merah Malaysia bukan hanya membantu pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol kuat persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan lintas negara,” ucapnya.
Irmayanti menjelaskan bahwa wilayah Lere merupakan salah satu kawasan yang terdampak cukup berat akibat bencana yang melanda Kota Palu beberapa tahun lalu. Oleh karena itu, kehadiran fasilitas sekolah yang lebih layak, aman, dan nyaman menjadi sangat penting bagi keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
“Fasilitas yang diresmikan memberikan harapan baru bagi siswa/siswi untuk belajar dengan lebih baik, begitu pun para guru lebih nyaman menyelenggarakan kegiatan pembelajaran,” tambah Irmayanti.
Diharapkan, hadirnya fasilitas baru sekolah yang lebih representatif ini dapat mengoptimalkan proses belajar mengajar di SD Inpres 1 Lere, sekaligus turut meningkatkan kualitas pendidikan di Ibu Kota Sulawesi Tengah secara keseluruhan.
Irmayanti juga meminta pengelola sekolah untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun dengan penuh tanggung jawab. Hal ini agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. “Kami berharap hubungan kerja sama ini tetap terjaga, meskipun proyek rehab-rekon mereka lakukan telah selesai,” pungkasnya.
