Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan seluruh proses persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal. Kepastian ini disampaikan di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
“Kami pastikan berbagai persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun ini berjalan normal sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Mataram, Lalu Martawang, di Mataram, Selasa (3/3/2026).
Martawang berharap konflik antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran dapat segera berakhir sebelum proses pemberangkatan jamaah haji dilaksanakan. Hal ini penting agar umat Muslim dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, tenang, dan nyaman.
Hingga saat ini, berbagai tahapan persiapan bagi 854 calon haji asal Kota Mataram terus dimatangkan. Persiapan meliputi aspek teknis administratif hingga perlengkapan jamaah untuk musim haji 1447 Hijriah/2026.
Salah satu persiapan yang sedang dilakukan adalah penyiapan identitas khusus. Pemkot Mataram telah menetapkan penggunaan rompi berwarna toska dan syal berwarna cerah sebagai penanda utama jamaah asal Kota Mataram.
“Pemkot kota telah menetapkan penggunaan rompi berwarna toska serta syal berwarna cerah, sebagai penanda utama jamaah asal Kota Mataram,” jelas Martawang.
Pemilihan atribut ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, syal berwarna cerah terbukti sangat membantu proses identifikasi jamaah di tengah kerumunan. “Syal itu sangat penting. Pengalaman kami dulu, kalau ada jamaah tersesat, syal dengan warna cerah sangat membantu petugas untuk mengenali mereka dari jauh,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Mataram melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram akan memfasilitasi kegiatan bimbingan manasik haji gratis. Kegiatan ini bertujuan membekali jamaah dengan tata cara ibadah haji yang benar serta informasi teknis selama berada di Tanah Suci.
“Manasik haji, Insya Allah, dilaksanakan bulan awal bulan April atau bulan Syawal 1447 Hijriah,” ungkap Martawang.
Pemkot Mataram berharap seluruh persiapan ini dapat menjadi landasan kuat untuk memastikan pemberangkatan jamaah haji Kota Mataram berlangsung aman dan tertib.
sumber gambar: gesit.id 