Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, secara aktif mendorong penguatan peran Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) guna menggerakkan dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Poso untuk berinvestasi pada masa depan generasi penerus.
Bunda PAUD sebagai Garda Terdepan
Bupati Poso, Verna G.M. Inkiriwang, menyatakan kebanggaannya terhadap dedikasi para Bunda PAUD. “Saya bangga melihat semangat dan dedikasi para Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan/desa, serta kelompok kerja (Pokja) PAUD yang telah menjadi garda terdepan dalam menggerakkan program PAUD,” ujar Bupati Verna dalam keterangannya di Palu pada Minggu, 8 Maret 2026.
Menurut Bupati Verna, pendidikan anak usia dini merupakan investasi krusial bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang tumbuh sehat, cerdas, dan berakhlak mulia saat ini akan menjadi fondasi generasi penerus yang kuat di kemudian hari.
Peran Berjenjang dan Kolaborasi Lintas Sektor
Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemkab Poso mengajak seluruh Bunda PAUD dan pemangku kepentingan untuk memperkuat pemahaman mengenai tugas dan peran masing-masing. Pembagian peran ini dirancang secara berjenjang:
- Bunda PAUD Kecamatan: Berperan sebagai penghubung utama antara pemerintah kabupaten dengan desa dan kelurahan, memastikan program PAUD berjalan merata dan terintegrasi di seluruh wilayah.
- Bunda PAUD Desa dan Kelurahan: Diharapkan menjadi pelopor di tingkat masyarakat, mendampingi orang tua dan lembaga PAUD agar akses pendidikan anak usia dini dapat menjangkau seluruh anak.
- Pokja PAUD Kabupaten: Bertanggung jawab merumuskan kebijakan, serta melakukan monitoring dan evaluasi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan PAUD di Kabupaten Poso.
Bupati Verna juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Berbagai dinas dan organisasi perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan, PKK, DP3A, Dinas Kesehatan, dan Dinas Dukcapil, diharapkan dapat bersinergi dengan masyarakat untuk mendukung program ini.
Target dan Dukungan Anggaran
“Target kita jelas, yaitu meningkatkan partisipasi anak PAUD hingga 100 persen dengan fasilitas yang layak dan tenaga pendidik yang terlatih,” tegas Bupati Verna.
Pemerintah Kabupaten Poso telah mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk peningkatan sarana prasarana PAUD, serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi PAUD.
Melalui sinergi dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan target nasional pengembangan PAUD dapat tercapai, sekaligus melahirkan generasi masa depan Kabupaten Poso yang unggul dan berdaya saing.
