Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah, meluncurkan Perpustakaan dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Pesisir pada Sabtu, 9 Mei 2026. Inisiatif ini diharapkan menjadi sarana vital untuk meningkatkan literasi sekaligus pembinaan keagamaan bagi anak-anak di wilayah pesisir, khususnya di Kelurahan Tondo.

Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, yang hadir dalam peluncuran tersebut, menegaskan pentingnya fasilitas ini di tengah tantangan era digital. “Ini adalah inisiasi yang baik dengan adanya pojok literasi bagi anak-anak kita. Kita tahu sendiri pengaruh gadget sangat luar biasa sehingga anak-anak kita menjadi malas membaca,” ujar Imelda dalam keterangannya di Palu.

Imelda menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kota Palu terhadap pengembangan fasilitas yang berlokasi di Kelurahan Tondo tersebut. Dukungan ini termasuk penambahan koleksi buku guna lebih meningkatkan minat baca anak-anak.

Lebih lanjut, Imelda menjelaskan bahwa fasilitas ini memiliki fungsi ganda. “Jadi bukan cuma pojok literasi, tapi juga TPQ. Anak-anak bisa mengaji di sini, sudah disiapkan iqro dan Al-Qur’an,” tambahnya, menekankan bahwa anak-anak dapat mengakses pendidikan Al-Qur’an di tempat yang sama.

Ia juga menyoroti urgensi bagi anak-anak, terutama yang berusia di bawah 16 tahun, untuk lebih fokus pada pembelajaran dan mengurangi ketergantungan terhadap media sosial. Menurutnya, keberadaan pojok literasi menjadi krusial sebagai sarana edukasi dan pembelajaran yang lebih sehat.

Pemerintah Kota Palu juga mendukung kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terkait pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026. Imelda berharap pojok literasi ini dapat memberikan manfaat positif serta secara signifikan meningkatkan literasi generasi muda di daerah tersebut.