Harga daging sapi di Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, terpantau stabil di angka Rp140 ribu per kilogram menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Namun, para pedagang memperkirakan lonjakan harga akan terjadi mendekati hari raya kurban, seiring meningkatnya peningkatan permintaan dari masyarakat.
Salah seorang pedagang daging, Nawir, mengungkapkan bahwa harga saat ini masih bertahan di level tersebut. Menurutnya, kenaikan harga biasanya baru akan terasa sekitar dua hari sebelum Iduladha.
“Sekarang masih Rp140 ribu per kilo. Biasanya dua hari menjelang lebaran baru naik sampai Rp150 ribu karena permintaan meningkat,” ujar Nawir di Palu, Jumat (8/5/2026).
Nawir menambahkan, pasokan daging sapi di Pasar Inpres Manonda berasal langsung dari Rumah Pemotongan Daging (RPD) Tavanjuka. Setelah dipotong, daging segera didistribusikan ke para pedagang di pasar.
“Stok masih aman karena langsung dari Rumah Pemotongan Daging Tavanjuka ke pasar,” katanya.
Senada dengan Nawir, pedagang lainnya, Ilham Nur, juga menyatakan bahwa harga daging hingga kini belum mengalami kenaikan signifikan. Ketersediaan stok yang mencukupi menjadi faktor utama stabilitas harga.
“Belum ada kenaikan signifikan. Harga masih stabil karena stok juga masih cukup,” tutur Ilham Nur.
Para pedagang berharap distribusi dan pasokan daging tetap lancar hingga Hari Raya Iduladha. Hal ini penting agar harga tetap terkendali dan masyarakat dapat membeli daging dengan harga yang terjangkau.
