Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melakukan evaluasi menyeluruh setelah tim beregu putra Indonesia menorehkan hasil minor pada ajang Thomas Cup 2026. Kegagalan menembus babak perempat final menjadi pukulan keras, mengingat ini adalah kali pertama sejak 1958 tim putra Indonesia tidak mampu melaju dari fase grup.
Dalam konferensi pers yang digelar di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Jumat (8/5), Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, menyoroti faktor utama di balik performa yang kurang maksimal. Menurutnya, tekanan besar yang dialami para atlet menjadi penyebab utama.
Tekanan Atlet Jadi Sorotan Utama
“Faktor utamanya ialah tekanan terhadap atlet. Keinginan mereka begitu tinggi dan berpikir bisa mengalahkan Thailand yang mampu menang atas Prancis, tetapi pemain tidak bisa mengontrol emosinya,” ujar pria yang akrab disapa Didi itu.
Tim yang diperkuat Fajar Alfian dan kolega itu harus mengakui keunggulan Thailand dan Prancis di fase grup, sehingga gagal melaju ke babak selanjutnya. Hasil ini cukup mengejutkan publik bulu tangkis nasional.
Rentetan Hasil Kurang Memuaskan
Pencapaian di Thomas Cup 2026 menambah daftar panjang hasil kurang memuaskan yang diraih tim bulu tangkis Indonesia. Sebelumnya, tim Merah Putih juga gagal meraih gelar pada tur Eropa dan Badminton Asia Championships 2026.
PBSI sejatinya telah berupaya keras untuk mengangkat performa tim, salah satunya dengan menjalankan program aklimatisasi. Tim Indonesia menjadi salah satu yang datang paling awal ke Denmark, sepekan sebelum turnamen dimulai, untuk beradaptasi dengan kondisi lapangan dan cuaca.
Namun, upaya tersebut belum terbukti efektif. Meski datang lebih awal, tim beregu putra Indonesia justru harus pulang lebih awal pula dari turnamen bergengsi tersebut.
Fokus Beralih ke Asian Games 2026
Dengan hasil ini, PBSI menegaskan akan melakukan evaluasi mendalam untuk membenahi tim. Fokus utama kini beralih pada persiapan menghadapi ajang multi-event yang lebih besar, yakni Asian Games 2026 mendatang.
Diharapkan, melalui evaluasi komprehensif dan strategi baru, tim bulu tangkis putra Indonesia dapat kembali menemukan performa terbaiknya dan meraih hasil yang membanggakan di kancah internasional.
