PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan olahraga nasional, khususnya bulu tangkis. BNI mengawal langkah atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga di ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026.
Turnamen bergengsi tingkat Asia ini akan berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, China, mulai 7 hingga 12 April 2026. Keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini menjadi krusial untuk menjaga posisi sebagai kekuatan utama bulu tangkis dunia, sekaligus mengukur kesiapan atlet menghadapi kompetisi global.
Dukungan Jangka Panjang BNI untuk PBSI
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa dukungan perseroan terhadap Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) merupakan komitmen jangka panjang. Hal ini bertujuan untuk mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi di kancah internasional.
“BNI meyakini olahraga merupakan instrumen strategis dalam membangun kebanggaan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. Sebagai mitra PBSI, kami berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Sebagai mitra strategis PBSI selama lebih dari lima tahun, BNI secara konsisten memberikan dukungan pembinaan atlet, mulai dari usia dini hingga level elite. Dukungan ini dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif.
Atlet Potensial Siap Berlaga
Sejumlah atlet muda potensial yang menjadi bagian dari skuad Indonesia di BAC 2026 antara lain Alwi Farhan dan Putri Kusuma Wardani. Selain itu, pasangan ganda putra Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin juga akan turut membawa nama bangsa di ajang tersebut.
BNI menilai partisipasi atlet Indonesia dalam BAC 2026 tidak hanya berfokus pada pencapaian prestasi, tetapi juga memperkuat pengalaman bertanding di level internasional serta membangun mental juara. Sinergi antara BUMN, federasi olahraga, dan atlet dianggap sebagai faktor penting dalam menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global.
