Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan cabang olahraga esport menjadi salah satu andalan daerah untuk meraih medali di berbagai ajang. Harapan ini disampaikan menyusul pelantikan kepengurusan esport kabupaten-kota se-Provinsi NTB.
“Saya berharap agar esport mampu menjadi salah satu cabang olahraga andalan NTB, tidak hanya pada Porprov tetapi juga di ajang nasional,” kata Ketua KONI NTB Mori Hanafi di Mataram, Minggu (15/2/2026).
Mori menjelaskan, pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus penguatan komitmen pembinaan atlet. Hal ini krusial dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026 mendatang.
“Tingkatkan kolaborasi untuk kemajuan olahraga di NTB,” tambahnya, menekankan pentingnya sinergi antarpihak.
Strategi Pembinaan Esport Menuju Prestasi
Mori menilai, potensi atlet muda NTB cukup besar dan perlu dikelola secara profesional. “Potensi ini perlu dikelola secara profesional dengan sistem pembinaan yang terukur,” ujarnya. Ia juga menegaskan, “Pembinaan terhadap atlet harus tetap ditingkatkan” guna mencapai performa maksimal.
Sementara itu, Ketua Esport Indonesia (ESI) NTB Amiruddin menegaskan bahwa pelantikan dan rapat kerja daerah (rakerda) bukan sekadar agenda seremonial. “Agenda ini merupakan bagian dari strategi menghadapi Porprov NTB 2026 serta Pekan Olahraga Nasional 2028, di mana NTB akan menjadi tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur (NTT),” kata Amiruddin.
Amiruddin menambahkan, “Esport saat ini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang membutuhkan sistem pembinaan berjenjang, manajemen yang rapi, serta dukungan kompetisi berkelanjutan.”
Menyikapi arahan tersebut, Ketua Esport Lombok Barat Mukaram menyatakan pihaknya akan segera mengambil langkah konkret pasca-pelantikan. “Kami akan memulai dari penjaringan dan seleksi atlet, pemusatan latihan, hingga penyusunan program pembinaan berkelanjutan,” ujar Mukaram.
Menurut Mukaram, Porprov NTB 2026 menjadi fokus terdekat dengan target meraih hasil maksimal. “Kami ingin atlet Lombok Barat tampil kompetitif dan mampu bersaing dengan daerah lain. Persiapan akan dilakukan secara serius dan terukur,” pungkasnya.
