Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Muhammad Jumhur Hidayat, memimpin aksi penanaman 1.000 pohon di kawasan Lokasi Prioritas Reformasi Agraria (LPRA) Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis (21/5). Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Lingkungan Hidup, Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), dan Pemersatu Petani Cianjur (PPC).
Aksi kolektif bertajuk ‘Gerakan Penanaman Pohon di LPRA Desa Batulawang’ ini bertujuan untuk memperkuat tata guna lahan, tata produksi, serta memulihkan lingkungan berbasis masyarakat. Jumhur Hidayat menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi Presiden untuk memanfaatkan lahan-lahan produktif demi mendorong kegiatan ekonomi yang melibatkan masyarakat setempat.
“Sekaligus mereka yang bermukim di situ, paling berhak dan paling berkewajiban serta paling punya koneksi batin untuk memuliakan lingkungan di situ,” ujar Jumhur di sela kegiatan, Kamis (21/5).
Jumhur juga menyoroti perbedaan empati antara warga pendatang baru dengan penduduk yang telah lama bermukim terhadap lingkungan. Menurutnya, warga yang telah lama tinggal memiliki rasa kepemilikan dan kepedulian yang lebih mendalam terhadap lingkungan sekitarnya.
“Dia berkarya, beraktivitas, dan sudah pasti akan memuliakan lingkungannya,” tambahnya, mengapresiasi semangat partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
Lebih lanjut, Jumhur menekankan peran negara dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. “Negara ini ada untuk kesejahteraan rakyat. Para pemimpin, Presiden, menteri, dengan semua bekerja sesuai dengan kebijakannya untuk memastikan orang per orang, rakyat Indonesia hidup makmur. Menghilangkan kesenjangan yang ekstrem, apalagi keserakahan yang ekstrem,” pungkasnya.
