Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta para pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam untuk terus menebarkan optimisme dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat. Permintaan ini disampaikan Menag saat bersilaturahim dengan pimpinan Ormas di kediaman dinasnya di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Nasaruddin Umar menekankan pentingnya peran tokoh agama dan pimpinan ormas dalam membentuk sikap dan pandangan publik. “Masyarakat membutuhkan pesan yang menenangkan dan membangun harapan. Karena itu, saya berharap para pimpinan ormas dapat terus menebarkan optimisme dan menjaga semangat persatuan di tengah umat,” ujar Menag.

Menurutnya, para pemimpin umat memiliki posisi strategis yang dapat membawa ketenangan dan kepercayaan diri bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan. “Cara menghadapi berbagai dinamika adalah dengan ketenangan, persatuan, dan kebersamaan. Kita tidak boleh saling melemahkan, tetapi justru harus saling menguatkan,” tegasnya.

Menag menambahkan, Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjaga stabilitas dan harmoni kehidupan. Ia meyakini bahwa dengan kebersamaan dan persatuan seluruh elemen bangsa, Indonesia akan mampu melewati berbagai tantangan dengan baik.

Sebelumnya, Nasaruddin Umar juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara tokoh agama, pemerintah, dan dunia usaha dalam memperkuat ketahanan bangsa di tengah dinamika global. Pembangunan bangsa, lanjutnya, tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, termasuk kontribusi besar dari dunia usaha dalam menggerakkan perekonomian nasional.

“Kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan pelaku usaha sangat penting. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat memperkuat ketahanan sosial sekaligus mendorong kemajuan ekonomi bangsa,” pungkas Menag.