World Boxing Council (WBC) mengumumkan laga ulang antara juara dunia kelas jerami, Melvin Jerusalem, dan penantangnya, Siyakholwa Kuse. Pertarungan sengit ini dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei mendatang di Kempton Park, Afrika Selatan, menjadi kelanjutan dari duel ketat mereka sebelumnya.
Sebelumnya, kedua petinju telah berhadapan pada Oktober 2025 di Filipina. Dalam pertarungan tersebut, Jerusalem berhasil mempertahankan gelarnya melalui keputusan bulat para juri setelah duel yang sangat kompetitif dan intens. Pengalaman sang juara terbukti menjadi faktor penentu di ronde-ronde akhir, di mana ia mendaratkan pukulan yang lebih bersih dan efektif untuk mengamankan kemenangan.
Meski kalah, Kuse meninggalkan kesan kuat dengan menunjukkan agresivitas tinggi, jumlah pukulan yang banyak, serta kemampuan bersaing di level tertinggi, meskipun pengalaman profesionalnya relatif terbatas. WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Selasa (31/3/2026), menyatakan, “Pertandingan ulang ini menjanjikan intensitas dan penyesuaian taktik, di mana pengalaman dan usia muda akan berbenturan dan beriringan sekali lagi, kali ini dengan selisih yang jauh lebih tipis di antara mereka.”
Melvin Jerusalem, petinju Filipina berusia 32 tahun, kini telah memantapkan posisinya sebagai juara dunia dengan beberapa kali berhasil mempertahankan gelarnya. Ia memperkuat rekornya menjadi 25 kemenangan, termasuk 12 KO/TKO, dan tiga kekalahan. Jerusalem membangun kariernya berdasarkan disiplin dan ketahanan, mengatasi berbagai kemunduran awal untuk menjadi salah satu tokoh terkemuka di kelas 105 pon. Ia akan bertolak ke Afrika Selatan dengan tekad mempertahankan gelar juaranya demi mengincar pertarungan penyatuan gelar di masa depan.
Di sisi lain, Siyakholwa Kuse asal Afrika Selatan memandang pertandingan ulang ini sebagai kesempatan emas untuk menebus kesalahan. Berusia 10 tahun lebih muda dari Jerusalem dan haus akan balas dendam, Kuse akan berusaha memperbaiki kesalahan yang membuatnya kalah di pertandingan pertama. Ia juga akan memanfaatkan keuntungan bertarung di kandang sendiri untuk sepenuhnya mengubah divisi tersebut jika berhasil menggulingkan sang juara. Kuse saat ini memiliki rekor sembilan kemenangan, termasuk empat KO/TKO, tiga kekalahan, dan satu hasil seri.
