Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, secara blak-blakan mengakui peluang timnya untuk meraih gelar juara BRI Super League 2025/2026 kini sangat tipis. Menjelang laga krusial kontra Persib Bandung, Souza menyebut kans Macan Kemayoran hanya tersisa sekitar satu persen.

Hitungan Matematis yang Terjal

Situasi di papan klasemen memang membuat langkah Persija makin terjal. Hingga pekan ke-31, tim ibu kota tertahan di posisi ketiga dengan koleksi 65 poin. Mereka terpaut tujuh angka dari dua pemuncak klasemen, Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda, yang sama-sama mengantongi 72 poin.

Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan, poin maksimal yang bisa diraih Persija hanyalah 74. Ini berarti, satu kemenangan saja bagi Persib atau Borneo sudah cukup untuk secara matematis menutup jalan Macan Kemayoran menuju tangga juara.

Laga Kontra Persib: Harga Mati

“Kalau bicara jujur, peluang kami mungkin tinggal satu persen. Namun selama hitung-hitungan matematika masih memberi kesempatan, kami akan terus berjuang,” ungkap Mauricio Souza, menegaskan komitmen timnya.

Harapan terakhir Persija kini bertumpu pada duel panas melawan Persib Bandung pada pekan ke-32, Minggu (10/5/2026). Kemenangan dalam laga tersebut menjadi harga mati bagi skuad asuhan Souza. Jika gagal meraih poin penuh, mimpi juara dipastikan tamat.

Tantangan Berat Meski Menang

Namun, kemenangan atas Persib pun belum cukup untuk mengamankan gelar. Persija tetap harus berharap rival-rival di atasnya terpeleset pada dua laga terakhir mereka. Mauricio menilai Persib dan Borneo memang tampil paling stabil sepanjang musim ini.

Meski demikian, Souza menegaskan bahwa timnya tidak akan datang ke pertandingan untuk bertahan. Mereka akan tetap berjuang keras demi menjaga asa sekecil apa pun.