BANDUNG – Arema FC berhasil menjadi batu sandungan bagi Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/26. Tim berjuluk Singo Edan itu menahan imbang Persib dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menyatakan kepuasannya atas hasil tanpa gol tersebut. Ia merasa bangga dengan dedikasi para pemainnya yang mampu menahan gempuran Maung Bandung.
“Kami tahu betapa sulitnya bermain di sini. Jadi, saya bangga dengan tim saya, para pemain, atas dedikasi yang mereka tunjukkan,” ujar Santos dalam konferensi pers pascalaga.
Dalam pertandingan yang berlangsung selama 104 menit tersebut, Arema FC memang minim menciptakan serangan. Namun, lini pertahanan mereka tampil begitu kokoh, menyulitkan Marc Klok dan kawan-kawan untuk mencetak gol.
Santos mengakui, bermain di kandang Persib bukanlah perkara mudah. Tim tuan rumah yang dihuni segudang pemain bintang mampu merepotkan pertahanan Arema. Beberapa peluang emas sempat tercipta, namun kiper Arema, Lucas Frigeri, berhasil memblokade setiap ancaman dan dinobatkan sebagai man of the match malam itu.
“Ini pertandingan yang sulit. Kami menghadapi kandidat juara yang dipimpin oleh pelatih hebat, yang sudah memasuki musim ketiganya dengan dua gelar dan sedang berjuang untuk gelar ketiga,” tambah Santos, merujuk pada kekuatan Persib dan pelatihnya.
