Laga penentuan posisi kesembilan Super League akan tersaji saat Arema FC menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan terakhir kompetisi. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan pada Jumat, 21 Mei 2026, sore WIB.

Kedua tim, Arema FC dan PSIM Yogyakarta, sama-sama mengoleksi 45 poin hingga pekan ke-33. Hasil dari pertemuan ini akan menentukan siapa yang berhak menempati posisi lebih baik di klasemen akhir musim. Arema FC, sebagai tuan rumah, menatap laga ini dengan keseriusan penuh.

Kemenangan telak 5-2 atas PSBS Biak pada pekan sebelumnya memang berhasil mendongkrak moral tim berjuluk Singo Edan. Namun, di balik pesta gol tersebut, Pelatih Arema FC, Marcos Santos, justru menyoroti sejumlah permasalahan yang harus segera dibenahi, khususnya di lini pertahanan.

“Terlepas dari kemenangan itu (lawan PSBS) kami tak boleh mengabaikan dua gol ke gawang tim. Agar situasi seperti di babak pertama laga itu tidak terulang kembali,” ujar Marcos Santos.

Menurut pengamatan Santos, garis pertahanan Arema FC beberapa kali terlihat terlalu longgar, memungkinkan lawan memanfaatkan ruang dengan mudah. Hal ini terutama terjadi dalam situasi second ball maupun transisi serangan balik.

“Pertandingan mendatang pasti tidak akan mudah bagi untuk kami. Apalagi lawan kali ini (PSIM Yogyakarta) memiliki lini depan yang lebih berbahaya,” tambahnya.

Laga antara Arema FC dan PSIM Yogyakarta ini akan menjadi pembuka jadwal lengkap pekan terakhir Super League yang akan menentukan posisi akhir setiap tim di klasemen.