Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, berhasil mencetak sejarah di awal musim MotoGP 2026 dengan meraih tiga kemenangan grand prix secara beruntun. Prestasi gemilang ini menyamai rekor yang pernah ditorehkan oleh Marc Marquez pada tahun 2014.
Kemenangan terbarunya diraih di MotoGP Amerika Serikat yang berlangsung di Circuit of The Americas (COTA), Texas, pada Senin (30/3) dini hari WIB. Sebelumnya, pembalap asal Italia ini juga telah menjuarai dua grand prix di Brasil dan Thailand.
Bezzecchi mengungkapkan tantangan di balik performa impresifnya. “Ketika Anda mencoba terlalu keras, itu sangat dekat dengan batas kemampuan. Itu garis yang sangat tipis. Motor itu sangat ekstrem dan Anda selalu harus mendorong keras untuk melaju cepat,” kata Bezzecchi.
Tidak hanya menyamai rekor kemenangan beruntun, Bezzecchi juga kini menjadi pemegang rekor jumlah lap yang dipimpin di MotoGP. Ia berhasil melampaui rekor Jorge Lorenzo yang sebelumnya berjumlah 103 lap, dengan total 121 lap di bawah namanya.
Mengenai perasaannya atas pencapaian ini, Bezzecchi mengaku sulit untuk menggambarkannya. “Itu sulit untuk dijelaskan. Saya tidak tahu bagaimana menggambarkan emosi saya. Itu adalah sesuatu yang tidak pernah Anda duga, tetapi pada akhirnya Anda tidak pernah menyangka akan mencapai sesuatu seperti ini,” ujarnya.
Kemenangan Bezzecchi di Amerika Serikat ini juga menegaskan dominasi Aprilia Racing di lintasan. Sementara itu, Ducati, yang merupakan raja di musim 2025, kini memiliki pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan sebelum persaingan berlanjut ke arena-arena di Eropa, yang akan dimulai di MotoGP Spanyol pada 24-26 April mendatang.
Hasil Grand Prix MotoGP Amerika 2026
| Pos | Rider | Nat | Team | Time/Diff |
|---|---|---|---|---|
| 1. | Marco Bezzecchi | ITA | Aprilia Racing (RS-GP26) | 40m 50.653s |
| 2. | Jorge Martin | SPA | Aprilia Racing (RS-GP26) | +2.036s |
| 3. | Pedro Acosta | SPA | Red Bull KTM (RC16) | +4.497s |
Keperkasaan Marco Bezzecchi di MotoGP Amerika sekali lagi menandai dominasi Aprilia di atas Ducati.
