Duel klasik sepak bola Indonesia antara Persija Jakarta dan Persib Bandung dipastikan tidak akan berlangsung di Ibu Kota. Pertandingan pekan ke-32 Liga 1 tersebut secara resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu (10/5/2026) sore.

Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, termasuk gelandang sekaligus kapten Persib, Marc Klok. Ia secara terang-terangan menyebut pemindahan lokasi pertandingan ini sebagai hal yang “lucu”.

Faktor Keamanan Jadi Alasan Pemindahan

Sebelumnya, PSSI sempat memberikan lampu hijau untuk penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta sebagai arena pertarungan dua tim raksasa ini. Namun, penyelenggara kompetisi, I.League, akhirnya urung menggunakan stadion kebanggaan Indonesia tersebut.

Pertimbangan faktor keamanan menjadi alasan utama di balik keputusan I.League untuk memilih stadion di luar Pulau Jawa sebagai venue pertandingan. Samarinda pun dipilih sebagai lokasi netral untuk menggelar laga bertajuk El Clasico Indonesia ini.

Klok: “Lucu, tetapi di mana pun kami main ya harus menang”

Marc Klok mengaku tidak habis pikir dengan keputusan memindahkan venue pertandingan ke luar Jakarta. Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekannya siap tampil maksimal di mana pun lokasi bermainnya.

“Apa yang mau saya bilang lucu, tetapi di mana pun kami main ya harus menang,” ujar Klok saat ditemui di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (7/5).

Pemain naturalisasi itu juga mengungkapkan bahwa seluruh pemain sebenarnya sangat menantikan laga ini bisa berlangsung di Jakarta. “Mungkin tidak ideal karena semua pemain ingin main di GBK dan rasa atmosfer ingin main di Jakarta, lebih dekat juga,” tambahnya.

Meski ada kekecewaan, Klok memastikan timnya akan tetap fokus dan berjuang meraih kemenangan di Stadion Segiri Samarinda.