Manajemen Jakarta Pertamina Enduro (JPE) secara tegas membantah kabar pemecatan terhadap salah satu pemain andalannya, Tisya Amallya Putri. Tim bola voli milik BUMN tersebut memastikan Tisya masih terikat kontrak dan menjadi bagian penting dari skuad hingga Proliga 2026 berakhir.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, mengungkapkan bahwa informasi yang beredar mengenai pemecatan Tisya Amallya Putri adalah tidak benar. Tisya, yang juga merupakan prajurit TNI AL, masih memiliki kontrak sah dengan tim.
“Informasi yang menyebutkan bahwa tim memecat Tisya Amallya Putri adalah tidak benar. Tisya tetap menjadi bagian dari Jakarta Pertamina Enduro dan menjalankan perannya sebagai kapten tim,” ujar Werry.
Ia menambahkan, “Kami menyayangkan adanya konten yang memotong pernyataan manajemen di luar konteks dan menyebarkannya sebagai informasi yang menyesatkan.”
Tisya Amallya Putri dikenal sebagai salah satu pilar kesuksesan Jakarta Pertamina Enduro. Musim lalu, pemain kelahiran 11 Oktober 2000 ini turut mengantarkan JPE meraih gelar juara Proliga.
Kolaborasinya yang apik dengan Jordan Thompson kala itu menjadi kombinasi menakutkan yang membawa JPE merengkuh gelar Proliga ketiga mereka, setelah sebelumnya berjaya pada tahun 2014 dan 2018.
Pada musim ini, penampilan Tisya dinilai tetap konsisten. Kontribusinya berhasil membawa Jakarta Pertamina Enduro menembus babak final four Proliga 2026, menunjukkan perannya yang tak tergantikan di lapangan.
