Ratusan rumah warga di Kabupaten Sarolangun dan Merangin, Jambi, terendam banjir parah setelah sejumlah anak sungai di bagian hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batanghari meluap. Peristiwa ini terjadi diduga akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari terakhir, menyebabkan ketinggian air mencapai satu meter lebih di beberapa titik.
Banjir Landa Belasan Desa di Sarolangun
Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir terbilang luas dan parah, melanda belasan desa di dua kecamatan di Kabupaten Sarolangun. Kecamatan Batang Asai menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah dengan 11 desa terendam, sementara lima desa lainnya berada di Kecamatan Bathin VIII.
Hingga Minggu (26/4) dini hari, ketinggian banjir bervariasi antara 30 sentimeter hingga lebih dari satu meter. Akibatnya, ratusan rumah warga, akses jalan, dan lahan pertanian di sepanjang bantaran sungai terendam, melumpuhkan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Desa-desa yang paling parah terdampak di Kecamatan Batang Asai meliputi Desa Batu Empang, Desa Simpang Narso, Desa Tambak Ratu, Desa Bathin Pengambang, Desa Sungai Keradak, Desa Muara Air Dua, Desa Rantau Panjang, Desa Pulau Salak Baru, Desa Pekan Gedang, dan Desa Raden Anom. Sementara itu, di Kecamatan Bathin VIII, banjir melanda Desa Tanjung Gagak, Desa Muara Lati, Dusun Seberang di Desa Rantau Gedang, Desa Pulau Buayo, dan Desa Teluk Kecimbung.
Respons Cepat Aparat Keamanan
Menanggapi situasi darurat ini, personel kepolisian dan unsur TNI setempat bergerak cepat membantu warga. Pada Minggu pagi, pemerintahan desa-desa terdampak bersama aparat mengungsikan ratusan kepala keluarga korban banjir ke lokasi-lokasi yang lebih aman.
Kapolres Sarolangun Ajun Komisaris Besar Wendi Oktariansyah mengerahkan Tim Siaga Bhayangkara ke lokasi banjir sejak Minggu dini hari hingga siang. Tim ini, berkolaborasi dengan personel Polsek Batang Asai dan Polsek Bathin VIII, menerobos genangan banjir untuk melakukan evakuasi lansia dan anak-anak. Selain itu, bantuan darurat berupa makanan dan air minum juga disalurkan kepada para korban.
Merangin Turut Terdampak
Selain Sarolangun, luapan anak sungai di hulu DAS Batanghari juga menyebabkan banjir di Kabupaten Merangin, meskipun tidak separah di Sarolangun. Permukiman warga di Kecamatan Lembah Masurai dan Kecamatan Taing Pumpung turut terdampak genangan air.
