Kiper andalan Persik Kediri, Leo Navacchio, resmi mengakhiri kebersamaannya dengan tim berjuluk Macan Putih setelah dua musim mengawal gawang. Laga kontra Persebaya Surabaya pada 23 Mei lalu menjadi penampilan terakhirnya menjaga mistar gawang.
Selama membela tim kebanggaan Persikmania, kiper berusia 33 tahun ini mencatatkan 56 pertandingan dan berhasil menorehkan 13 clean sheet. Ia merupakan salah satu figur kunci yang ikut mengawal perjalanan Persik di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Bagi Navacchio, yang juga pernah memperkuat Sao Paulo, pengalamannya di Kediri lebih dari sekadar angka statistik. Ia mengaku memperoleh banyak pelajaran dari berbagai situasi yang dihadapi selama berada di kota tersebut.
Kenangan Manis dan Pahit Leo Navacchio di Persik
“Ada 56 pertandingan yang saya jalani dengan mengenakan warna ungu melalui perjuangan yang tidak mudah untuk membela sebuah klub dan kota ini,” ujar Navacchio, mengenang berbagai momen yang pernah dialaminya bersama Persik, mulai dari masa-masa membanggakan hingga situasi sulit yang harus dihadapi.
Kepergiannya menandai berakhirnya satu babak penting bagi Persik Kediri dan para suporter yang telah menyaksikan dedikasinya di bawah mistar gawang.
