Sejumlah berita menarik dari Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi sorotan publik pada Rabu, 11 Februari 2026. Rangkuman berita ini mencakup perkembangan kasus hukum yang melibatkan anggota legislatif, kenaikan harga emas, hingga dinamika sepak bola nasional.

Kejati NTB Kesulitan Temukan Niat Jahat Anggota DPRD Penerima Suap

Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) dilaporkan menghadapi kendala dalam menelusuri mens rea atau niat jahat dari sejumlah anggota DPRD NTB yang berstatus sebagai penerima suap. Suap tersebut diduga berasal dari tiga tersangka yang kasusnya tengah ditangani.

Kepala Kejati NTB Wahyudi di Mataram, Rabu sore, menyatakan bahwa penyidik belum mencapai kesimpulan. “Jadi, penyidik belum mengambil kesimpulan. Setahu saya, mereka (penyidik) lapor, mereka belum bisa menemukan mens rea-nya,” ujar Wahyudi.

Legislator Terjaring Operasi Narkoba di Lombok Utara

Kepolisian Resor (Polres) Lombok Utara, NTB, berhasil menangkap seorang legislator atas dugaan keterlibatan dalam kasus narkoba. Penangkapan ini dilakukan dalam serangkaian operasi kepolisian di tiga lokasi berbeda.

Kepala Satresnarkoba Polres Lombok Utara AKP I Nyoman Diana Mahardika mengonfirmasi penangkapan tersebut melalui pesan singkat aplikasi WhatsApp di Mataram, Rabu. Total tujuh orang diamankan dalam operasi ini.

Harga Emas UBS dan Galeri24 Kompak Naik

Harga emas batangan jenis UBS dan Galeri24 menunjukkan kenaikan pada Rabu, 11 Februari 2026. Data yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian di Jakarta, pukul 08.00 WIB, menunjukkan tren positif untuk kedua jenis emas tersebut.

Emas UBS kini diperdagangkan pada angka Rp3.002.000 per gram, naik dari harga sebelumnya Rp2.993.000 per gram. Sementara itu, emas Galeri24 juga mengalami kenaikan menjadi Rp2.987.000 per gram dari sebelumnya Rp2.979.000 per gram.

Kasus Dana Hibah PKK Dompu Menggantung, Kejari Tunggu Audit Kerugian Negara

Penanganan kasus dugaan korupsi dana hibah Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) tahun anggaran 2022 hingga 2023 di Dompu, NTB, masih menggantung. Kejaksaan Negeri (Kejari) Dompu telah berulang kali melayangkan surat kepada Inspektorat Kabupaten Dompu untuk mempercepat proses audit perhitungan kerugian keuangan negara.

Kepala Kejaksaan Negeri Dompu Lusiana Bida menjelaskan bahwa kepastian nilai kerugian negara sangat krusial. “Kepastian nilai kerugian negara dibutuhkan sebagai dasar untuk menentukan kelanjutan penanganan perkara ke tahap berikutnya,” kata Lusiana.

Pelatih Bojan Hodak Akui Performa Persib Jauh dari Harapan

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengakui kekecewaannya terhadap performa tim asuhannya. Persib harus menyerah 0-3 dari Ratchaburi pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League (ACL) II yang berlangsung di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Rabu.

Laman resmi Persib pada Kamis melaporkan bahwa Bojan Hodak menjelaskan para pemainnya tidak tampil maksimal sejak awal laga, yang berujung pada kekalahan telak tersebut.