Penyelenggara MotoGP secara resmi mengumumkan penundaan Grand Prix Qatar 2026 menyusul eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Balapan pembuka musim yang semula dijadwalkan pada 10–12 April 2026 di Sirkuit Internasional Lusail kini akan digelar pada akhir musim, yakni 6–8 November 2026.

Keputusan krusial ini diambil setelah situasi keamanan regional memburuk drastis. Pemicunya adalah serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang memicu ketegangan geopolitik signifikan di seluruh kawasan. MotoGP memilih untuk tidak membatalkan seri Qatar, melainkan menundanya demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam kejuaraan dunia.

Seri Qatar Bergeser ke Akhir Musim

Seri Qatar biasanya menjadi salah satu balapan pembuka kejuaraan MotoGP. Namun, untuk musim 2026, balapan di Lusail International Circuit, Lusail, Qatar, harus dipindahkan ke bulan November karena alasan keamanan yang mendesak. Dengan perubahan ini, seri Qatar akan menjadi bagian dari rangkaian triple-header di penghujung musim, bersama Grand Prix Australia dan Malaysia.

Langkah tersebut secara otomatis memaksa penyelenggara melakukan perombakan besar pada kalender MotoGP 2026.

Perombakan Jadwal Akhir Musim MotoGP

Penundaan balapan di Qatar berdampak langsung pada jadwal beberapa seri lain di bagian akhir musim. Seri di Portugal yang digelar di Portimão, yaitu Portuguese Grand Prix, kini dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026. Sementara itu, Valencia Grand Prix di Valencia tetap menjadi balapan penutup musim, tetapi mundur menjadi 29 November 2026. Perubahan tersebut membuat kalender MotoGP 2026 berakhir lebih lambat dibandingkan rencana awal.

Keselamatan Jadi Prioritas Utama

CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, menegaskan bahwa keselamatan seluruh pihak merupakan alasan utama di balik keputusan penundaan tersebut. “Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan melalui koordinasi penuh dengan mitra kami di Qatar serta seluruh pihak di paddock,” kata Ezpeleta.

Ia melanjutkan, “Prioritas kami selalu keselamatan dan kesejahteraan semua orang yang terlibat di MotoGP, sekaligus memastikan setiap grand prix dapat digelar dengan standar terbaik.” Ezpeleta juga menambahkan bahwa pihak penyelenggara ingin memberikan kepastian kepada para penggemar secepat mungkin. Pemegang tiket balapan Qatar akan diberi opsi untuk menggunakan kembali tiket mereka pada jadwal baru di bulan November.

Dukungan Federasi Motorsport Qatar

Penundaan ini juga mendapat dukungan penuh dari otoritas balap setempat. Presiden Qatar Motor and Motorcycle Federation sekaligus pimpinan Lusail International Circuit, Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai, menyatakan pihaknya menghormati keputusan tersebut. “Kami menghormati dan mendukung keputusan MotoGP Sport and Entertainment Group untuk menunda MotoGP Qatar Airways Grand Prix of Qatar hingga 6–8 November 2026,” ujarnya.

Al Mannai juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar, tim, serta mitra yang telah menunjukkan pengertian atas perubahan jadwal tersebut.

Debut Motor Baru 850cc di Akhir Musim

Perubahan kalender juga berdampak pada agenda tes pascamusim. Tes resmi di Valencia yang akan memperkenalkan motor MotoGP generasi baru berkapasitas 850cc diperkirakan berlangsung pada Selasa, 1 Desember 2026, dua hari setelah balapan penutup musim. Tes tersebut akan menjadi momen penting karena publik untuk pertama kalinya dapat melihat langsung motor dengan regulasi mesin baru yang akan digunakan pada era berikutnya di MotoGP.

Dengan kalender yang telah diperbarui, MotoGP berharap musim 2026 tetap berjalan kompetitif sekaligus aman bagi seluruh tim, pembalap, dan penggemar di seluruh dunia.