Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berwisata selama momentum Lebaran Topat, Sabtu (28/3/2026). Imbauan ini disampaikan menyusul potensi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata dan makam.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada, jaga keselamatan diri dan keluarga, terutama anak-anak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Kombes Pol. Hendro di Mataram.
Lebaran Topat merupakan tradisi khas masyarakat suku Sasak di Pulau Lombok yang dilaksanakan satu pekan setelah Hari Raya Idul Fitri. Pada momen ini, warga biasanya berziarah ke makam dan melancong ke tempat wisata sambil menikmati bekal ketupat. Tradisi ini kerap menyebabkan lonjakan kunjungan dan kemacetan arus lalu lintas di berbagai titik.
Mengantisipasi hal tersebut, Polresta Mataram telah menyiapkan sejumlah strategi pengamanan. Strategi ini mencakup penempatan personel di lokasi kunjungan dan pengaturan arus lalu lintas. Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan penyekatan di beberapa titik jalur menuju objek tujuan perayaan Lebaran Topat.
Kapolresta Hendro menjelaskan, lebih dari seribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan. Mereka terdiri dari personel Polri, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Basarnas, serta Dinas Kesehatan Kota Mataram. “Untuk personel Polresta Mataram sendiri, kita siapkan sekitar 566 personel, sisanya merupakan dukungan dari Polda NTB, Brimob, TNI, Dishub, Basarnas, dan Dinas Kesehatan,” ujarnya.
Perayaan Lebaran Topat di Kota Mataram tetap akan dipusatkan di dua lokasi utama, yakni Pantai Loang Baloq dan Pantai Bintaro. Dengan kesiapan personel dan sinergi lintas sektoral ini, Polresta Mataram optimistis perayaan Lebaran Topat tahun ini dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
