Penyanyi King Nassar bersama presenter Andhika Pratama didapuk sebagai pemandu program televisi terbaru, “Healing Jalur King Nassar”. Program ini menawarkan kombinasi unik antara sesi curhat, empati, dan hiburan, dirancang sebagai sebuah perjalanan emosional bagi para pesertanya.
Berbeda dari format talkshow konvensional, “Healing Jalur King Nassar” menyediakan ruang aman bagi siapa pun untuk berbagi kisah hidup. Berbagai persoalan, mulai dari dinamika keluarga, tantangan ekonomi, kisah percintaan, tekanan pekerjaan, hingga isu-isu sosial yang dihadapi sehari-hari, dapat dicurahkan dalam program ini.
King Nassar menjelaskan pendekatan yang mereka gunakan dalam program ini. Ia membedakan perannya dengan Andhika Pratama dalam membimbing peserta.
Pendekatan Santai Namun Bermakna
“Kalau serius kan ke psikolog. Kalau di kita mah nggak serius, seriusnya ada di Mas Dika, bercandanya ada di aku gitu. Jadi kalau aku serius, orang nggak akan percaya, tetapi kalau Mas Dika serius, orang pasti percaya,” ujar King Nassar saat ditemui di Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Andhika Pratama menambahkan bahwa konsep program ini sengaja dibuat ringan, namun tetap memiliki makna yang mendalam bagi para penonton. Ia mengungkapkan bahwa ide dasar acara ini terinspirasi dari fenomena yang sempat viral di media sosial, yang menyoroti kondisi sulit yang dialami masyarakat saat ini.
Melalui “Healing Jalur King Nassar”, King Nassar dan Andhika Pratama siap menjadi pendengar setia dan memberikan masukan dengan cara yang santai, diharapkan dapat membantu masyarakat menemukan “healing” atau penyembuhan emosional dari berbagai beban hidup.
