Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), meningkatkan pemantauan di sejumlah destinasi wisata selama periode libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan memastikan keamanan serta kenyamanan wisatawan.
Kepala Dispar Kota Mataram, Cahya Samudra, menyatakan bahwa pemantauan dilakukan secara kolaboratif dengan kelompok sadar wisata (pokdarwis) di setiap objek wisata. “Kami juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram untuk berbagai kesiapan migitasi potensi bencana,” ujar Cahya di Mataram, Jumat.
Fokus Pengawasan di Kawasan Pesisir
Cahya menjelaskan, kawasan pantai sepanjang 9,1 kilometer di Kota Mataram diprediksi akan menjadi magnet utama bagi masyarakat yang ingin menghabiskan masa liburan. Destinasi favorit tersebut meliputi Pantai Ampenan, Pantai Tanjung Karang, Loang Baloq, Pantai Mapak, dan Pantai Gading.
Dari berbagai titik tersebut, Pantai Ampenan dan Pantai Loang Baloq diperkirakan akan menarik jumlah pengunjung yang lebih tinggi. Hal ini karena kedua lokasi tersebut dilengkapi dengan beragam fasilitas publik, termasuk area permainan anak-anak. “Di sepanjang pesisir pantai akan menjadi target kunjungan wisatawan lokal dan domestik,” tambahnya.
Langkah Keamanan dan Kebersihan
Sebagai bagian dari persiapan, Dispar Kota Mataram telah menginisiasi aksi gotong royong untuk membersihkan area pantai dan fasilitas umum di sekitar objek wisata. Kegiatan ini melibatkan pokdarwis, aparat kelurahan, lingkungan, serta warga sekitar, guna menjamin kebersihan dan kenyamanan pengunjung.
Terkait aspek keamanan, tim terpadu yang terdiri dari Dispar dan BPBD telah disiagakan. Tim ini bertugas memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara di Pantai Loang Baloq dan Pantai Ampenan. Imbauan tersebut menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gelombang air laut dan larangan mandi di pantai jika kondisi tidak memungkinkan.
“Kami berharap cuaca pasca-Idul Fitri bisa kembali bersahabat, agar warga dapat berlibur dengan mandi di pantai,” kata Cahya Samudra.
Selain itu, Dispar juga telah menyiapkan fasilitas tempat pembuangan sampah yang memadai di seluruh destinasi. Harapannya, pengunjung dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan. “Kami berharap pengunjung bisa membatu kami menjaga kebersihan demi kenyamanan bersama dan memudahkan penanganan oleh petugas,” pungkasnya.
