Gerakan Pemuda (GP) Ansor kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan bantuan kepada korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan. Menggunakan perahu bot, tim GP Ansor membagikan paket sembako dan obat-obatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tugas Kemanusiaan Bersama
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, menegaskan bahwa penanganan bencana adalah masalah kemanusiaan yang memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. “Ada tugasnya pemerintah, ada tugasnya masyarakat. Yang bisa kita lakukan adalah membantu sebagai masyarakat. Bersama sahabat-sahabat di Pekalongan juga Bagana terus dampingi mereka, usahakan yang dibutuhkan warga terdampak semampu kita,” ujar Addin dalam keterangan yang diterima pada 31 Januari.
Selain menyalurkan bantuan, Addin juga menginstruksikan Banser Tanggap Bencana (Bagana) untuk memberikan edukasi kesehatan kepada warga. Hal ini penting mengingat potensi munculnya berbagai penyakit di tengah kondisi pascabanjir.
“Kita tahu, di tengah suasana begini, ada banyak penyakit yang bisa menyerang warga. Maka edukasi mereka dan siapkan obat-obatan. Sehingga bisa membantu mereka menangani penyakit dengan segera,” tambahnya.
Harapan Pemulihan Jelang Ramadan
Addin Jauharudin berharap kondisi di Pekalongan dapat segera pulih sepenuhnya, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan. “Kita berdoa semoga lekas pulih dan bisa beraktivitas kembali. Karena sebentar lagi puasa, dan warga bisa menjalankannya dengan khusu’ dan tenang, juga nyaman,” pungkasnya.
Jejak Kemanusiaan GP Ansor di Berbagai Wilayah
Aksi kemanusiaan GP Ansor tidak hanya terfokus di Pekalongan. Sebelumnya, GP Ansor bersama Banser Tanggap Bencana juga aktif membantu korban bencana di berbagai wilayah lain. Beberapa di antaranya meliputi:
- Penyaluran bantuan untuk korban longsor di Pemalang.
- Pendampingan masyarakat terdampak bencana di Sumatra yang masih berlangsung.
- Bantuan evakuasi jatuhnya pesawat di Sulawesi.
- Bantuan evakuasi pendaki yang hilang di Sulawesi.
“Jadi harapannya, kita selalu ada bagi siapapun yang membutuhkan. Di Sulawesi Banser membantu evakuasi jatuhnya pesawat, membantu evakuasi pendaki yang hilang, di Pemalang membantu warga yang terdampak banjir dan longsor. Dan sampai sekarang masih mendampingi masyarakat di Sumatra. Kita berdoa dan selalu ada untuk kebutuhan masyarakat. Ini semoga menjadi amal jariyah untuk kita,” tutup Addin, menekankan komitmen GP Ansor untuk selalu hadir bagi masyarakat.
