Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay berharap kabar pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) TVRI Iman Brotoseno tidak mengganggu kinerja lembaga, khususnya dalam persiapan penyiaran Piala Dunia 2026. Pernyataan ini disampaikan Saleh di Jakarta pada Senin, 23 Februari 2026, menyusul beredarnya informasi mengenai pengunduran diri tersebut.
Saleh mengungkapkan bahwa pihaknya sebagai mitra kerja TVRI belum menerima informasi resmi terkait hal ini. Ia mengaku masih berupaya mengonfirmasi kabar pengunduran diri tersebut kepada pihak TVRI.
DPR Minta Klarifikasi Dewan Pengawas
“Mungkin lebih mudah mengangkat pelaksana tugas (Plt). Dengan begitu, tetap ada hierarki birokrasi di TVRI. Kita doakan semuanya berjalan dengan baik,” kata Saleh, menyoroti pentingnya keberlanjutan operasional TVRI.
Berkenaan dengan isu pengunduran diri ini, Saleh juga mendesak Dewan Pengawas (Dewas) TVRI untuk segera melakukan klarifikasi. Hal ini penting guna menghindari spekulasi yang berkembang di masyarakat.
Menurut Saleh, sesuai aturan yang berlaku, pihak yang berhak mengangkat Dirut TVRI adalah tim seleksi yang dibentuk oleh Dewas. Oleh karena itu, Dewas harus mendapatkan informasi aktual agar dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan ke depan.
“Dewas memiliki waktu paling sedikit 14 hari untuk melakukan klarifikasi. Kalau semuanya dinilai tidak ada masalah, dewas bisa mengambil langkah selanjutnya. Termasuk memilih dirut TVRI yang baru,” jelas Saleh.
Sebelumnya, kabar pengunduran diri Dirut TVRI Iman Brotoseno mencuat di berbagai platform media sosial. Salah satu sumber kabar tersebut adalah rekaman video rapat daring TVRI yang memperlihatkan momen pengunduran diri Iman.
