Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) secara resmi membuka seleksi Program Beasiswa Bidang Keolahragaan. Inisiatif ini merupakan hasil kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor keolahragaan nasional.
“Kami ingin memastikan para atlet terbaik Indonesia punya kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri mereka melalui jalur pendidikan,” tulis Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melalui akun media sosial resminya, Sabtu (31/1/2026).
Program Beasiswa untuk Atlet dan Tenaga Keolahragaan
Erick Thohir menjelaskan, program beasiswa ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Beasiswa akan diberikan kepada tiga kategori utama, yaitu atlet yang masih aktif, mantan atlet berprestasi, serta tenaga keolahragaan. Para penerima beasiswa memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2) dan doktor (S3).
Menurut Menpora, kehadiran program ini merupakan bagian dari komitmen Kemenpora untuk menjamin kehidupan yang layak bagi para atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia, terutama setelah mereka tidak lagi aktif berkompetisi. Ia pun mengajak seluruh insan olahraga yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri.
Jadwal Pendaftaran dan Seleksi
Proses pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak 2 Januari 2026 dan akan berlangsung hingga 5 Februari 2026. Tahapan awal meliputi pendaftaran akun Sitenor, pembaruan data, serta unggahan dokumen surat pengantar pada akun Sitenor.
Setelah itu, periode pengajuan rekomendasi beasiswa bidang keolahragaan kepada Kemenpora akan dilaksanakan pada 26 Januari hingga 6 Februari 2026. Kemenpora dijadwalkan akan mengumumkan hasil rekomendasi terkait penerima beasiswa pada 9 Februari 2026.
Sebelumnya, Menpora Erick Thohir mengungkapkan bahwa Kemenpora mendapatkan alokasi beasiswa bidang keolahragaan untuk 100 orang. Pihaknya juga tengah berjuang agar program beasiswa ini tidak hanya terbatas pada jenjang S2 dan S3, melainkan dapat diperluas hingga program Sarjana (S1).
Perubahan kebijakan untuk menyalurkan beasiswa hingga jenjang S1 ini, kata Erick, telah disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menunjukkan perhatian tinggi pemerintah saat ini terhadap kesejahteraan para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa melalui prestasi olahraga.
