Kedutaan Besar Malaysia di Abu Dhabi mengumumkan penutupan operasionalnya secara sementara pada Senin, 2 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkembangan situasi keamanan regional yang dinilai memburuk, dengan prioritas utama pada keselamatan staf diplomatik dan warga negara Malaysia.
Kementerian Luar Negeri Malaysia, atau Wisma Putra, melalui pernyataan resminya, menjelaskan bahwa penutupan ini merupakan tindakan pencegahan. “Langkah ini diambil sebagai tindakan pencegahan demi memastikan keselamatan seluruh staf kedutaan dan warga negara Malaysia yang berada di Abu Dhabi,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Malaysia, Senin (2/3/2026).
Imbauan untuk Warga Malaysia
Dengan penutupan ini, seluruh layanan konsuler dan administratif di Kedutaan Besar Malaysia di Abu Dhabi akan dihentikan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Warga negara Malaysia yang berada di Uni Emirat Arab, khususnya di Abu Dhabi, diimbau untuk selalu waspada dan mematuhi instruksi dari otoritas setempat.
Wisma Putra juga meminta warga Malaysia untuk menunda perjalanan yang tidak esensial ke wilayah tersebut jika tidak ada keperluan mendesak. Bagi warga yang membutuhkan bantuan konsuler darurat, Kedutaan Besar Malaysia telah menyediakan saluran komunikasi khusus.
- Nomor Darurat Kedutaan: +971-50-XXXXXXX (nomor fiktif)
- Email Darurat: abudhabi.emergency@kln.gov.my (email fiktif)
Pemerintah Malaysia akan terus memantau situasi keamanan regional dengan cermat dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada publik dan warga negaranya di luar negeri.
sumber gambar: gesit.id 