Pertandingan sepak bola antara Persijap Jepara dan Persis Solo di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Kamis (5/3), berakhir ricuh. Kericuhan antarsuporter ini terjadi setelah laga Derby Jateng yang berakhir imbang 0-0.

Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa keributan bermula dari saling ejek antarpendukung kedua tim yang kemudian memanas. “Awalnya hanya kata-kata. Kemudian mulai ada gerakan provokatif. Di beberapa titik, suporter dari Solo mencabut kursi dan melemparnya ke arah suporter Persijap,” ungkap AKBP Hadi, Jumat (6/3).

Aksi saling lempar kursi ini memicu kepanikan di tribun dan menjadi viral di media sosial. Petugas kepolisian segera melakukan penertiban terhadap suporter yang membawa benda-benda pemicu kerusuhan. Suporter tim tuan rumah juga diminta untuk segera meninggalkan stadion setelah pertandingan usai guna menghindari insiden lebih lanjut.

Sumber Gambar: https://jpnn.com/news/laga-persijap-jepara-vs-persis-solo-berakhir-kaos-kapolres-ungkap-hal-ini