Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, berhasil melangkah ke babak 16 besar turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026. Kemenangan ini diraih setelah Jojo, sapaan akrabnya, melewati pertarungan sengit tiga gim di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada Rabu (4/3/2026).

Dalam laga tersebut, Jonatan Christie menunjukkan ketangguhan mental dan fisik untuk mengamankan kemenangan dengan skor 21-11, 10-21, dan 21-15. Hasil positif ini datang di tengah atmosfer persaingan yang semakin ketat, ditandai dengan tumbangnya sejumlah pemain unggulan di babak pertama.

Unggulan Berguguran, Persaingan Kian Panas

Beberapa nama besar di sektor tunggal putra harus angkat koper lebih awal dari All England 2026. Unggulan teratas asal China, Shi Yu Qi, serta unggulan ketiga dari Denmark, Anders Antonsen, secara mengejutkan tersingkir. Tak hanya itu, wakil Prancis, Alex Lanier, juga harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Situasi ini, menurut Jonatan, menegaskan realitas baru dalam persaingan tunggal putra yang semakin merata dan sulit diprediksi. Setiap pertandingan kini menuntut fokus dan persiapan maksimal dari para atlet.

All England, Target Utama Jonatan Christie

Bagi Jonatan Christie, All England bukan sekadar turnamen biasa dalam kalender BWF. Ajang prestisius ini telah menjadi salah satu prioritas utamanya sejak awal musim 2026. Persiapan khusus pun telah dilakukan Jojo setelah penampilannya di India Open.

Jonatan Christie mengungkapkan pentingnya turnamen ini baginya. “All England adalah salah satu turnamen yang menjadi target saya. Event yang besar dengan poinnya pun juga cukup besar,” ujar Jonatan, menegaskan ambisinya di turnamen bergengsi tersebut.

sumber gambar: PBSI