Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, mulai menanamkan mentalitas “perang” kepada Skuad Garuda menjelang penampilan mereka di Piala Asia 2027 yang akan berlangsung di Arab Saudi. Meski Timnas Indonesia tergabung dalam grup neraka bersama raksasa Asia seperti Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru melihat ini sebagai peluang.
Alih-alih menganggap tekanan sebagai beban, pelatih asal Inggris itu menantang para pemain untuk menikmati setiap tekanan yang ada dan menjadikannya senjata untuk menciptakan kejutan di kancah Asia. Herdman meyakini bahwa tantangan berat semacam ini akan membentuk karakter Timnas Indonesia menjadi lebih tangguh dan berani bersaing di level tertinggi.
Strategi Mentalitas di Tengah Tekanan
“Saya pikir lagi-lagi sebagai pelatih, tugas kami adalah menormalkan tekanan, mengubah cara pandang terhadapnya menjadi peluang dan tantangan, bukan ancaman,” ujar Herdman, dikutip dari akun YouTube resmi Timnas Indonesia.
Herdman mengungkapkan bahwa staf pelatih kini tidak hanya fokus pada aspek teknis dan taktik, tetapi juga secara intens membangun kekuatan mental para pemain. Ia ingin seluruh skuad memiliki keberanian untuk menghadapi atmosfer panas turnamen besar tanpa rasa takut.
Bagi Herdman, tim yang mampu mengendalikan tekanan memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan kejutan. Oleh karena itu, ia berupaya menghadirkan kombinasi pemain dengan karakter kuat agar Timnas Indonesia tetap percaya diri, bahkan saat menghadapi lawan-lawan elite Asia.
“Serta memastikan kami mendapatkan keseimbangan yang tepat dari kepribadian dan karakter yang kami tahu mampu menanganinya, mengubahnya menjadi sesuatu yang menarik,” jelasnya.
Herdman menegaskan bahwa ia tidak ingin tekanan melumpuhkan permainan Indonesia di Piala Asia nanti. Ia juga menekankan pentingnya menularkan pengalaman bertanding di laga-laga besar kepada pemain lain yang mungkin belum terbiasa tampil di bawah sorotan publik yang intens.
