Porsi vokal Jisoo BLACKPINK yang dinilai minim dalam mini album terbaru grup, ‘DEADLINE’, memicu gelombang kritik dari para penggemar. Situasi ini bahkan menimbulkan kekhawatiran akan potensi hengkangnya sang idola dari grup K-pop asal Korea Selatan tersebut.
Mini album ‘DEADLINE’, yang dirilis pada 27 Februari (KST), menampilkan lima lagu: “Jump”, “Go”, “Me and My”, “Champion”, dan “Fxxxboy”. Lagu “Jump” sendiri telah lebih dulu diperkenalkan sebagai single digital pada tahun sebelumnya, sementara empat lagu lainnya merupakan materi baru.
Analisis Durasi Vokal Ungkap Kesenjangan
Setelah perilisan album, sejumlah penggemar melakukan analisis terhadap durasi vokal masing-masing anggota. Berdasarkan perhitungan yang beredar di kalangan fanbase, total durasi EP mencapai sekitar 14 menit 53 detik. Namun, bagian vokal Jisoo disebut hanya sekitar 1 menit 25 detik.
Temuan ini sontak memicu perdebatan sengit di media sosial, mengingat Jisoo merupakan salah satu lead vocalist dalam grup. Penggemar menilai minimnya porsi vokal ini bukan kali pertama terjadi, melainkan sebuah pola yang telah terlihat dalam beberapa rilisan BLACKPINK sebelumnya. Isu distribusi vokal atau line distribution pun kembali mencuat sebagai salah satu kritik utama terhadap comeback kali ini.
Jisoo Siapkan Album Solo Penuh Perdana
Di tengah sorotan tersebut, Jisoo sebelumnya telah membangkitkan antusiasme penggemar dengan mengisyaratkan rencana perilisan album solo penuh pertamanya. Dalam sebuah pesan kepada penggemar, Jisoo menyampaikan keinginannya untuk mengatur waktu dengan lebih baik dibandingkan era sebelumnya.
Ia mengakui bahwa pada periode terdahulu, dirinya menangani terlalu banyak proyek secara bersamaan, sehingga merasa kurang puas dalam menikmati dan menampilkan fase tersebut secara maksimal. Terkait album penuh, Jisoo menyebut bahwa hanya mengatakan “Soon!” terasa terlalu samar. Oleh karena itu, ia memastikan kepada penggemar bahwa kini dirinya sedang aktif mempersiapkan perilisan album tersebut setelah comeback grup dan proyek drama Korea “Boyfriend On Demand”, sambil memastikan jadwalnya tidak kembali terlalu padat.
Jisoo juga menegaskan tengah bekerja keras agar hasil akhirnya benar-benar bisa dinikmati penggemar. Ia menyampaikan bahwa proyek tersebut “akan menyenangkan” dan meminta penggemar menunggu dengan sabar, seraya menekankan bahwa ia kini memiliki konsep dan rencana yang lebih terorganisasi untuk fase barunya.
Meskipun isu distribusi vokal Jisoo membayangi, comeback BLACKPINK melalui ‘DEADLINE’ tetap menjadi salah satu rilisan K-pop yang paling dinanti tahun ini. Empat lagu baru dalam album tersebut menerima respons beragam dari pendengar, sementara “Jump” telah lebih dulu dikenal publik sejak perilisan digitalnya tahun lalu.
sumber gambar: gesit.id 