Tim voli putra Jakarta Garuda Jaya harus mengubur impian melaju ke semifinal AVC Champions League 2026 setelah takluk di tangan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian. Kekalahan ini membuat mereka gagal mengikuti jejak Bhayangkara Presisi yang sebelumnya berhasil menembus babak empat besar.
Dalam laga perempat final yang digelar di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kamis (14/5), skuad asuhan Ibarsjah Djanu Tjahjono menyerah tiga set langsung dengan skor 0-3 (14-25, 12-25, 12-25). Pertandingan berlangsung selama 1 jam 9 menit, di mana Dawuda Alaihissalam dan rekan-rekannya kesulitan mengembangkan permainan di bawah tekanan lawan.
Dawuda Alaihissalam menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Jakarta Garuda Jaya dengan total 12 poin. Namun, dominasi Foolad Sirjan Iranian yang dilatih Behrouz Ataei Nouri terlalu tangguh untuk diimbangi.
Pemain Jakarta Garuda Jaya, Tedi Oka, mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya di lapangan. Pevoli asal klub Samator itu menilai, kekalahan dari tim asal Iran ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain muda yang diproyeksikan untuk Olimpiade Brisbane 2032 mendatang.
“Bagus untuk pengalaman para pemain karena mereka masih muda. Ini juga jadi pengalaman buat kami karena kami menghadapi pemain berlabel bintang,” ujar Tedi.
Hasil ini memastikan Jakarta Garuda Jaya harus angkat koper dari AVC Champions League 2026, mengakhiri perjalanan mereka di babak perempat final dan gagal menorehkan prestasi serupa Bhayangkara Presisi.
