Aktor Antonio Blanco Jr. menghadapi tantangan besar dalam peran terbarunya sebagai Johnny di serial “Ganteng-ganteng Genteng”. Ia mengaku karakter yang diperankannya itu sangat bertolak belakang dengan kepribadian aslinya di kehidupan nyata.

Johnny digambarkan sebagai anak orang kaya yang manja dan kerap mempermainkan perasaan wanita demi kesenangan pribadi. Antonio harus bekerja keras untuk mendalami peran spoiled kid tersebut agar terlihat meyakinkan di depan kamera.

“Kalau karakter Johnny itu bisa dibilang 180 derajat berbeda dari sifat asli aku ya. Karena Johnny itu kan dia anak orang kaya tapi kayak manja banget, spoiled kid. Terus dia kayak suka main perempuan,” kata Antonio dalam konferensi pers pada Kamis (24/4/2026).

Ia menambahkan, “Padahal aku nggak, aku setia banget. Karakternya berbeda jauh dengan diriku asli. Jadi kalau si Johnny ini kan dia spoiled kid, dia playboy, suka bikin masalah di keluarganya gitu.”

Meskipun terlihat nakal di permukaan, Johnny sebenarnya memiliki sisi peduli yang besar terhadap keluarga, terutama kepada sang kakak. Ia juga memiliki ambisi kuat untuk membuktikan kemampuannya dengan menjual sebuah pabrik genteng secara mandiri.

Motivasi tersebut membawanya ke Desa Ciwani, tempat ia bertemu dengan sosok Ayas, yang diperankan oleh Zsa Zsa Utari. Pertemuan ini lantas membawa Johnny pada serangkaian peristiwa tak terduga yang mengubah cara pandangnya terhadap hidup.

Zsa Zsa Utari menjelaskan, “Dia pengen menyelenggarakan kontes otot. Cuma itu tidak bisa diselenggarakan dengan baik kalau tidak ada bantuan. Bantuannya dari siapa? Awalnya itu Ayas yang membantu. Akhirnya kita selenggarakan kontes otot dan hubungan Ayas dan Johnny semakin baik.”

Antonio Blanco Jr. mengakui bahwa proses pengerjaan serial “Ganteng-ganteng Genteng” memberikan banyak pengalaman baru yang seru untuk dijalani. Ia merasa karakter Johnny memberinya ruang eksplorasi akting yang lebih luas dibandingkan peran-peran sebelumnya.

Serial “Ganteng-ganteng Genteng” dijanjikan akan menghadirkan komedi situasi yang hangat dengan latar belakang industri genteng tradisional. Penonton akan diajak melihat transformasi seorang pemuda kota yang menemukan jati dirinya di sebuah desa kecil.