Teheran membantah keras tudingan akan menyerang Uni Emirat Arab (UEA) menyusul laporan insiden keamanan di zona minyak Fujairah yang diduga akibat serangan drone. Penegasan ini disampaikan oleh sumber militer senior Iran di tengah meningkatnya kekhawatiran eskalasi regional.
Media penyiaran Iran, IRIB, pada Senin, 4 Mei 2026, melaporkan bahwa Teheran tidak pernah memiliki dan saat ini tidak berencana menyerang UEA. Informasi ini didapatkan dari sumber militer senior yang dikutip oleh media pemerintah Iran tersebut.
Sumber tersebut secara tegas menyatakan, “Iran tidak pernah memiliki dan tidak memiliki rencana untuk menyerang UEA,” menegaskan posisi resmi Teheran terkait tuduhan keterlibatan dalam insiden di Teluk.
Sebelumnya pada hari yang sama, layanan pers pemerintah Emirat Fujairah mengumumkan terjadinya kebakaran di salah satu zona minyak. Insiden ini dilaporkan terjadi setelah serangan drone, yang sontak memicu kekhawatiran akan eskalasi regional di Teluk.
Laporan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan insiden keamanan yang kerap terjadi di wilayah Teluk, menjadikan setiap laporan insiden menjadi sorotan utama komunitas internasional.
