Klaten, Jawa Tengah, kembali menjadi sorotan dunia sebagai tuan rumah ajang bergengsi Klaten International Cycling (KLIC) Fest 2026. Puluhan pesepeda tua yang tergabung dalam Komunitas Pesepeda Tua Indonesia (Kosti) dari berbagai daerah di Tanah Air telah tiba di Klaten untuk menyukseskan perhelatan akbar ini.

Pada Jumat (22/5), rombongan onthelis-onthelista ini melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang diterima di Ruang Sidang DPRD Klaten. Mereka didampingi oleh Ketua Umum Kosti Darat Aris, Penasihat Bambang Waluyo Jati, serta Staf Khusus Menteri Transmigrasi M Dany.

Indonesia Diakui Dunia sebagai Pelestari Sepeda Tua

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally 2026 yang akan dipusatkan di Candi Prambanan pada 17-24 Mei 2026. Ketua Umum DPP Kosti, Darat Aris, menjelaskan bahwa keikutsertaan Kosti dalam IVCA Rally di Prambanan ini bukan yang pertama bagi Indonesia.

“Kosti mengikuti rangkaian kegiatan IVCA di Prambanan, 17-24 Mei 2026. Sebelumnya, komunitas pesepeda tua ini juga tampil pada kegiatan internasional serupa di Bali pada 2018. Saat itu, peserta total sekitar 14.000 pesepeda,” kata Aris.

Aris menambahkan, berkat suksesnya penyelenggaraan event internasional sebelumnya, Indonesia kembali dipercaya untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah. Dunia bahkan menobatkan Indonesia sebagai negara pelestari budaya sepeda tua terbanyak di dunia.

“Saya merasa terharu pesepeda anggota Kosti yang hadir di Ruang Sidang DPRD Klaten, di antaranya ada yang start dari Palembang, Lahat, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Bandung, Cirebon, Makasar, Jawa Timur, dan Bali,” ujarnya.

Tujuan utama dari kegiatan “ngonthel” jarak jauh ini adalah untuk menyukseskan event akbar internasional di Klaten, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan mempersatukan pesepeda tua Indonesia dari Sabang sampai Merauke. “Satu onthel, satu rasa, semua saudara,” tegas Aris, mengutip slogan komunitas mereka.

Target 15.000 Peserta dan Dorongan Transportasi Ramah Lingkungan

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menyambut baik kedatangan para onthelis-onthelista. Ia mengungkapkan kebanggaannya karena Klaten terpilih menjadi tuan rumah KLIC Fest 2026. Bupati menargetkan event ini dapat menarik hingga 15.000 pesepeda.

Menurut Bupati Hamenang, kepercayaan dunia kepada Klaten untuk menjadi tuan rumah KLIC Fest 2026 menjadi momentum bagi Indonesia untuk kembali menggalakkan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari, terutama di tengah tingginya harga minyak dunia saat ini.

“Selamat datang onthelis-onthelista di Klaten, yang datang dari Sabang sampai Merauke, dan alhamdulillah sebagian besar hari ini sudah sampai di Klaten. Selamat dan jangan lupa menikmati objek wisata maupun kuliner Klaten,” ujarnya.

Para peserta diharapkan tidak hanya berpartisipasi dalam festival, tetapi juga dapat menikmati keindahan objek wisata dan kekayaan kuliner yang ditawarkan Klaten selama berada di kota ini.