Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, memastikan turnamen Piala Indonesia akan kembali bergulir pada musim 2026/2027 setelah tujuh tahun absen. Rencana ini muncul sebagai bagian dari proyek besar kompetisi musim depan, menyusul dorongan dari PSSI untuk memperbanyak jumlah pertandingan klub.

Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menepis anggapan bahwa operator liga sedang kesulitan menyusun jadwal. Ia menegaskan bahwa semua rancangan telah dipersiapkan, termasuk kemungkinan kembalinya Piala Indonesia. “Jangan dibalik narasinya seolah-olah I.League bingung menaruh kompetisi. Justru kami sudah menyiapkan semuanya,” ujar Asep, Senin (18/5/2026).

Menurut Asep, dorongan langsung dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjadi pemicu utama lahirnya format tambahan kompetisi. PSSI meminta agar jumlah pertandingan klub diperbanyak demi memberikan menit bermain lebih banyak bagi para pemain sepanjang musim.

Situasi ini menguatkan wacana kebangkitan Piala Indonesia. Turnamen yang terakhir digelar pada musim 2018/2019 tersebut dinilai dapat menjadi panggung tambahan bagi pemain muda lokal, terutama di tengah derasnya arus pemain asing di Super League.

I.League juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengantongi rancangan kalender kompetisi. Namun, detail format dan jadwal pasti belum dapat diumumkan karena masih menunggu sinkronisasi dengan agenda AFC dan ASEAN. “Planning sudah ada, kalender juga sudah kami siapkan. Tinggal menunggu waktu yang tepat untuk diumumkan,” tambah Asep.

Piala Indonesia terakhir kali dimenangkan oleh PSM Makassar setelah menaklukkan Persija Jakarta di final musim 2018/2019.